Identitas
dan sifat-sifat umum bagi malaikat, ialah bahwa mereka adalah makhluk Allah
yang diciptakan secara istimewa untuk melakukan tugas-tugas tertentu, tidak
pernah menyimpang dari tugas yang telah ditetapkan secara khusus bagi meraka,
tidak pernah bosan, jemu, dan jenuh untuk tunduk dan patuh melaksanakan
pekerjaannya, tidak berhenti bertasbih dan mensucikan Allah. Mereka bekerja
secara tepat berdasarkan rencana dan desain yang telah digariskan dan
diperintahkan oleh Allah.
Berusaha untuk mencari pencerahan makrifat Allah, berdasarkan Quran dan Sunnah dan dgn penalaran pemikiran yg sehat. Mengharap peran para pembaca untuk meluruskan akidah Islam di muka bumi ini secara ikhlas. Semoga Allah memberkahi dan mengokohkan keimanan kita, agar bisa menjadi hamba dan khalifah yg kamil.
Friday, March 14, 2014
Perbedaan Antara Kenabian dan Kerasulan
“Al-Nubuwah” berasal dari kata, al-Naba’, yang berarti
berita. Arti kenabian adalah sampainya berita atau habar dari Allah dengan
jalan wahyu yang diberikan kepada orang-orang tertentu yang dipilih-Nya.
Pengertian ini memberikan penjelasan adanya hubungan antara seorang Nabi dengan
Allah, yaitu hubungan wahyu dan pemberitaan.
“Al-Risalah” adalah tugas yang diberikan oleh Allah
kepada seorang Rasul untuk menyampaikan hukum atau syari’at tertentu kepada
ummatnya. Pengertian ini menjelaskan adanya hubungan antara seorang Nabi dengan
kelompok masyarakat tertentu, yaitu hubungan tugas dan kerasulan.
Dengan demikian dapat difahami bahwa kenabian adalah
kondisi yang menerangkan adanya hubungan antara seorang Nabi dengan Allah,
sedang kerasulan adalah kondisi yang menegaskan adanya hubungan antara seorang
Rasul dengan manusia sebagai anggota masyarakat. Jika dilihat secara formal
dari hubungan di atas, maka kenabian adalah lebih mulia daripada kerasulan,
karena kerasulan adalah menjelaskan hubungan seorang Nabi dengan manusia,
sedangkan kenabian menerangkan hubungan antara seorang Rasul dengan Allah.
Mengenal dan Memahami Sifat-Sifat Allah
Allah SWT sebagai penguasa tunggal yang merencanakan, mendesain, menciptakan, mengatur, dan merajai segala kehidupan dari yang paling kecil sampai yang paling besar, dari yang kelihatan dan nampak dengan terang dan mudah, sampai sesuatu yang paling sulit dan rumit di jagad raya ini, adalah memiliki sifat-sifat yang wajib dimiliki secara akli, dan mustahil jika sifat-sifat ini lepas atau tidak dikuasai.
MAKNA DOA IFTITAH
Coba kita renungkan apa makna : "Salatmu, semua ibadahmu yang berupa ibadah
mahdah dan lainnya, seperti kerja, mengurus anak dan suami/istri, hubungan
masyarakat, sampai tidur, minum, olah raga dll. Hidup dan matimu, semua lakukan
menurut aturan Allah, ikhlas tidak bersedih hati, dibarengi memikirkan dan zikir
dalam hati, tidak harus/perlu bersuara, utamakan waktu salat, mulai takbir s/d
salam nyambung/wusul/ hadir kehadirat Allah dibarengi memahami detailnya ayat-ayat
kauniah yang dilakukan secara terus menerus, continue dan isistiqomah.
Mudah-mudahan cepat dibukakan keruhnya otak dan gelapnya hati.
BUMI
BUMI sebagai ciptaan Allah ini pada awalnya adalah baik dan stabil, kerusakan di
darat & laut terjadi karena tangan-tangan kotor manusia, sebab otaknya berisi
ilmu kesehatan yang Uluhiyah - Al-Qur'an & sunah, manusia yang tidak mengenal qodo'
& qodar dalam berumah tangga, bermasyarakat dan bernegara, ingat hidayat
Allah untuk hidup yang harmonis: 30:41,
Renungkanlah makna ayat ini secara
menyeluruh hai orang yang bisa ngaji, mengajar dan terpelajar...
MENGENAL ALLAH SWT
MENGENAL ALLAH SWT adalah merupakan suatu keharusan bagi setiap muslim yang
sudah dewasa dalam usia dan pikiran. Mengenal sifat-sifat-Nya yang wajib,
mustahil, dan jaiz, baik bagi Allah SWT, maupun bagi rasul-rasul-Nya. Sebab
dengan pengenalan yang tidak hanya bertaklid itu, seseorang akan dapat
mengkongkritkan imannya berdasarkan kepada bukti-bukti dan dalil yang nyata,
sebagaimana dikemukakan oleh jumhur ulama mutakallimin, seperti Abu Hasan
Asy’ari, Abu Bakar al-Bakillani, Imam Haromain, Malik bin Anas, dan
lain-lainnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)